Cast : Kang
Won Hong
Shin Min Ah
Other cast
Genre :
romane, comedi (?)
Author :
uwook
-shin min ah POV-
“omo.... aku terlambat lagi.....!!!”
Dengan cepat, aku berlari menuju ruang
makan, aku mengambil roti ku dan berlari keluar rumah. Aku lupa. Chocomilk.
“oppa, aku minta. Kamsahamnida”
“yaaaakk?!!! Kau menghabiskan
minumkuuuu!!!”
Oppa, mianhae, nanti aku pasti akan
menggantikannya. Nama ku shin min ah. Teman-teman ku terkadang memanggilku shin
ah. Entah kenapa mereka memanggil ku seperti itu. sekarang, aku sudah berdiri
di hatle bus. Aku selalu pergi ke sekolah dengan naik bus. eotokhae? bus belum
datang juga. apa aku harus berlari ke sekolah? Bisa-bisa aku jelek sebelum sampai
di sekolah. Tapi, bus tidak datang juga. baiklah, shin min ah, kau harus
semangat.
“HWAAAIITIIINNGGG”
Dengan segenap tenaga, jiwa dan raga,
aku berlari menuju sekolahku. Aku berlari melewati jalan kecil, agar aku bisa sampai
ke sekolah lebih cepat.
“yaaaakkk!!! Awaaasss!!!”
“huuaaaaaa........!!!!”
BRAK!
“aau... kaki ku..”
Omo. Namja itu, menabrak tiang
listrik. Aku berlari menghampiri namja itu. dia merintih kesakitan. Kasihan
sekali dia... poor man...ckck
“kau tidak apa-apa?” tanya ku pada
namja itu
“kau pikir kau pemilik jalan hah?!”
omel namja itu padaku
“mianhae, aku minta maaf.” Kata ku
“kau pikir, hanya dengan minta maaf,
semua akan teratasi?” maki namja itu
“baiklah, akan aku obati lukamu” kata
ku
“kau akan mengobati lukaku dengan apa?
Disini tidak ada apotik. Kau mau mengobati lukaku dengan batu itu?”
“batu? Jadi batu bisa mengobati luka?”
tanya ku
Aku berlari mengambil batu besar
diseberang jalan. Lalu aku menempelkan batu itu pada luka si namja.
“AAAAUU!!! Dasar pabo! Tentu saja batu
itu tidak dapat menyembuhkan luka ku.” Kata namja itu
“sudahlah! Kau obati saja lukamu
sendiri” kata ku
Aku berlari pergi meninggalkannya yang
masih tergeletak didepan tiang listrik. Biarkan saja, manja sekali namja
itu. aku berlari hingga aku sampai
disekolah.
-SKIP-
“baiklah, sekarang buka buku kalian.
akan saya periksa pr kalian masing-masing”
“songsaenim”
Aku mengatur napas dan berdiri
mematung di depan kelas. Aku yakin, hari ini pasti songsaenim akan memarahi ku
lagi. Min ah.. kau pabo sekali.
“shin min ah. Sudah berapa kali kau
terlambat?” tanya songsaenim
“aku... ee... 3 kali” jawab ku
“good.. duduklah” kata songsaenim
“mwo? jadi saya..”
“duduk, sebelum saya berubah pikiran”
kata songsaenim
Thanks GOD. Aku terselamatkan >.<v
aku berlari kecil,lalu duduk di kursi panasku.
“shin ah, kau sudah mengerjakan pr
mu?” tanya seo min
“nde. Tadaa... lihat. Sudah aku
kerjakan” kataku memperlihatkan buku ku
“benar, kau sudah mengerjakannya. Tapi
itu biologi, bukan matematika” kata seo min
“memang, hari ini mata pelajaran apa?”
tanya ku
“tentu saja matematika. Habislah kau
shin ah” kata seo min menakutiku
Jadi.. hari ini, aku membawa biologi?
Bukan matematika? Haduuuuhhh..... kalian tau, songsaenim ku ini sangat ditakuti
semua murid di sekolah. Tubuhnya besar dan sangat subur, wajahnya menyeramkan,
penampilannya sama sekali tidak memukau. Alisnya tebal, mulutnya lebar, sorot
matanya tajam. Aku harus bagaimanaaaa?????
Songsaenim mulai berjalan mendekati ku
dan memeriksa pr ku.
“dimana buku matematika mu?” tanya
songsaenim
“s.s.s.saya.. saya lupa membawanya”
jawab ku
“SHIIIIIIIINNNN MMIINN
AAAHHH..............”
-SKIP-